(Diginote Finance Tips #3)

Sahabatku Diginote yg powerful, apa kabar bahagia Anda hari ini?

Memberi itu ada seninya. Tidak asal memberi. Meski niatnya baik, pemberian yg tidak tepat sasaran malah bisa menimbulkan kerugian bagi si penerimanya. Lha kok bisa? Temukan jawabannya sebentar lagi.

baca juga :

  1. Poligami pendapatan

Tujuan memberi adalah mengungkap syukur kepada Tuhan dengan berbagi kepada sesama. Agar si penerima bisa mendapatkan manfaat yg maksimal bukan sebaliknya justru mendapatkan kerugian, memberi membutuhkan sebuah seni.

Pemberian yg kita lakukan harus menimbulkan manfaat maksimal bagi penerimanya, yaitu:

  1. Si penerima menjadi mandiri
  2. Si penerima tumbuh menjadi donatur

Sebaliknya, pemberian kita harus tercegah dari timbulnya kerugian berupa:

  1. Si penerima menjadi tergantung
  2. Menciptakan mental pengemis

Untuk itu diperlukan seni memberi, yaitu apa, kapan & kepada siapa kita harus memberi.
Seni memberi saya bagi ke dalam 3 kategori:

  1. Memberi sungai
  2. Memberi kail
  3. Memberi ikan

Mari kita dalami ke-3 kategori memberi tsb!

  1. Memberi Sungai
    ¤ Apa yg diberikan?
    Jawabannya adalah: pendidikan.
    Pendidikan yg mencakup 3 aspek penting:
  2. Mentalitas: sikap & respon
    Pendidikan yg ditujukan untuk membangun pola pikir, sikap & perilaku agar dapat merespon dg tepat setiap kondisi & kejadian yg dialami sehari-hari. Saya contohkan:

A. Mentalitas Adil
Saya akan memperlakukan orang lain sebagaimana saya ingin diperlakukan (dg baik & penuh hormat). Saya akan melakukan kebaikan & hal yg bermanfaat karena itu pula yg akan aku dapatkan.

B. Mentalitas Aktor
Saya adalah kapten dari kehidupanku.
Saya bertanggung jawab penuh, 100% terhadap masa depanku (cerah atau suram, masa depan ada di tanganku sendiri)

C. Mentalitas Kaya
Untuk bisa mendapatkan banyak, saya harus memberi banyak terlebih dulu. Saya bisa kaya jika melayani banyak orang dg produk atau keahlian yg kumiliki.

  1. Pengetahuan: cara & strategi
    3 pengetahuan vital yg sangat dibutuhkan mencakup:
    A. Cara berpikir & belajar
    B. Pengetahuan diri: intrapersonal
    C. Seni berelasi: interpersonal
  2. Keterampilan: kompetensi & keahlian
    5 keterampilan utama yg harus dikuasai yaitu:
    A. Teknik
    B. Manajerial
    C. Kepemimpinan
    D. Menjual: persuasi
    E. Finansial: bisnis n investasi

Pendidikan tidak melulu diberikan melalui sekolah tapi juga bisa melalui berbagai media seperti: buku, video, audio, seminar, kursus, pelatihan & internet.

¤ Kepada siapa diberikan?
Mentalitas, pengetahuan, keterampilan sangat dibutuhkan oleh usia pra produktif (anak-2, remaja & pradewasa).

¤ Kapan diberikan?
Berikan pendidikan terutama kepada mereka yg berusia dibawah 21 tahun. Agar di masa produktifnya nanti mereka bisa mandiri, berkarya& berkontribusi riil.

  1. Memberi Kail
    ¤ Apa yg diberikan?
    Kail ini adalah alat atau toolkit yg dibutuhkan untuk mengaplikasikan pendidikan yg sudah didapat. Jika sudah memiliki sungai, kail harus segera diberikan & digunakan utk memancing.
    Yg termasuk kail diantaranya:
  2. Lapangan kerja
  3. Peluang usaha
  4. Kerjasama bisnis
  5. Modal kerja/usaha

¤ Kepada siapa diberikan?
Kail sangat dibutuhkan oleh mereka yg telah masuk usia produktif (dewasa)

¤ Kapan diberikan?
Secepatnya berikan kail kepada mereka yang telah berusia 21-60 tahun. Mengapa? Sebab mereka telah kebelet untuk memancing.

  1. Memberi Ikan
    ¤ Apa yg diberikan?
    Jawabannya sudah jelas: ikan. Ikan adalah hasil, produk jadi, tinggal mengkonsumsi atau memakainya. Termasuk kelompok ikan diantaranya:
  2. Sembako
  3. Pakaian
  4. Uang
  5. Tempat tinggal
  6. Kendaraan

¤ Kepada siapa diberikan?
Jangan tunda lagi memberikan ikan kepada para manula, mereka yg sudah sepuh, para pensiunan & kelompok yg sudah tidak produktif lagi (pasca produktif). Terutama bagi mereka yg gagal merencanakan masa pensiun sehingga berujung pada kehidupan yg ditopang/dibiayai oleh anak-2nya.

¤ Kapan diberikan?
Orang-2 lanjut usia (di atas 60 tahun), terutama yg tidak nenabung & berinvestasi di masa mudanya sangat lapar akan ikan di masa tuanya. Ayo berikan ikannya, jangan biarkan mereka lapar berlama-lama!

INGAT!!!
Pemberian yg tepat sasaran (apa, siapa, kapan) akan menghasilkan manfaat yg besar baik bagi si pemberi terlebih bagi si penerima. Lanjutkan!
Pemberian yg salah sasaran (apa, siapa, kapan) justru akan menimbulkan kerugian bagi kedua belah pihak. Hentikan sekarang juga!

Sudahkah Anda memberi dengan tepat, sahabatku yg powerful?

Salam Powerful,
Edi Susanto


1 Comment

KULIAH MANAJEMEN REZEKI - DigiNote ID · 19/04/2020 at 7:44 am

[…] The Art Of giving […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *