Tahapan Dalam Menulis Surat Perjanjian Kerjasama

Menyelenggarakan kegiatan merupakan salah satu hal yang berarti, karena dapat menambah pengalaman seseorang yang juga berarti bagi masa depannya. Dalam membuat kegiatan, biasanya tim penyelenggara membutuhkan kerjasama demi terjalinnya acara tersebut. Mengajukan kerjasama dibutuhkan proposal serta perjanjian kerjasama atau Terms of References. Berikut ini adalah beberapa cara menulis surat perjanjian kerjasama.

Baca juga: https://diginote.id/menulis-paper-jurnal-untuk-publikasi-gampang/

Proposal Kerjasama

Surat Perjanjian Kerjasama merupakan pasangan dari Proposal Kerjasama. Untuk membuat surat ini, sebelumnya tim penyelenggara harus mencantumkan atau membuat proposal kerjasama. Proposal kerjasama merupakan salah satu bentuk penawaran untuk melakukan tindakan kerjasama. Konten proposal kerjasama terdiri dari tiga bagian utama yaitu Profil Acara, Kerjasama dan Penutup.

Profil Acara

  • Latar belakang

Latar belakang merupakan dasar atau titik tolak yang digunakan untuk memberikan pemahaman. Menuliskan latar belakang pada proposal kegiatan harus dijabarkan dari umum ke spesifik.

  • Maksud dan tujuan

Pada bagian ini, dicantumkan maksud dan tujuan mengadakan kegiatan.

  • Nama dan tema kegiatan

Nama kegiatan merupakan sebutan atau konsep yang menggambarakan kegiatan tersebut. Tema kegiatan merupakan apa hal yang diangkat pada kegiatan tersebut.

  • Waktu dan tempat kegiatan

Waktu menunjukan pada kapan kegiatan tersebut akan diselenggarakan, jam, tanggal, bulan dan tahun harus dicantumkan. Sedangkan tempat kegiatan merupakan lokasi dimana akan diselenggarakan kegiatan.

  • Terget peserta

Target peserta adalah siapa saja yang kira kira menjadi target utama tim untuk datang pada acara.

  • Rangkaian acara
rangkaian acara

Rangkaian acara merupakan detail acara dari awal hingga akhir yang berisi deskripsi kegiatan.

  • Rancangan anggaran

Rancangan anggaran merupakan dana yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan acara tersebut.

  • Panitia pelaksana

list nama dari tim penyelenggara juga posisi yang dijabat..

Sponsorship

Sponsorship merupakan bagian bentuk penawaran kerjasama antara kedua belah pihak. Pada bagian ini tim penyelenggara akan memaparkan sejumlah kerjasama kepada partner. Selain memberikan penawaran, tim penyelenggara juga akan menyediakan beberapa pilihan tawaran kerjasama. Dalam penawaran tersebut juga dideskripsikan keuntungan yang didapatkan oleh partner.

Penutup

Bagian penutup hanyalah pengantar untuk memberitahu pembaca bahwa cukup sekian dari proposal kegiatan tersebut. Adapun tambahan sepatah dua patah kata untuk membantu pembaca agar menyetujui proposal kegiatan

Pihak Yang Terkait

Dalam surat perjanjian kerjasama terdiri dari dua belah pihak. Kedua belah pihak tersebut disebut dengan pihak I (pertama) dan pihak (II). Pihak I merupakan penyelenggara kegiatan yang juga menawarkan kerjasama tersebut. Sedangkan pihak II merupakan perusahaan, instansi atau badan usaha yang menerima kerjasam yang ditawarkan. Kedua belah pihak diwajibkan memiliki satu perwakilan yang akan bertanggungjawab mengikuti segala proses kerjasama. Penggunaan istilah pihak I dan Pihak II akan terus digunakan sepanjang kerjasama berlaku.

Bentuk Dukungan

Dukungan merupakan salah satu bentuk kerjasama yang sudah disepakati antar kedua belah pihak. Dalam surat perjanjian kerjasama, akan dicantumkan bentuk kerjasama yang terjalin antara Pihak I dan Pihak II. Apabila terdapat keterangan tambahan ataupun ketentuan yang akan diberlakukan, maka pastikan dicantumkan dengan jelas pada surat perjanjian kerjasama. Hal tersebut untuk menghindari terjadinya kesalahpahaman atau penggunaan kekuasaan yang bersifat tidak adil antar keduanya.

Penyetujuan

Bentuk persetujuan antara kedua belah pihak ditandai dengan tanda tangan. Tanda tangan pihak I dan pihak II berada pada bagian akhir surat perjanjian kerjasama. Apabila acara atau kegiatan yang diselenggarakan scopenya besar, maka sebaiknya gunakan materai untuk formalitas. Persetujuan ini akan ditanda tangani oleh perwakilan pihak I maupun pihak II sebagaimana yang dibahas sebelumnya.

Ketentuan Kerjasama

Ketentuan dalam surat perjanjian kerjasama
  • Surat perjanjian kerjasama hanya dapat diisi apabila pihak II bersedia memberikan dukungan atau kerjasama dengan pihak pertama.
  • Bentuk dukungan yang diberikan pihak II harus tanpa paksaan atau seikhlasnya, sebaiknya hindari doroangan atau bentuk pemaksaan pada satu belah pihak.
  • Pihak II memiliki hak untuk menyampaikan ketentuan atau syarat yang diinginkan, demikian pihak I juga memiliki hak untuk bernegosiasi mengenai ketentuan yang diminta pihak II.
  • Pihak II serta pihak I harus membaca dan memahami setiap butir yang dicantumkan pada surat perjanjian kerjasama untuk menghindar adanya komplen pada masa kemudian.

1 thought on “Tahapan Dalam Menulis Surat Perjanjian Kerjasama”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *