Dulu saya kira orang yg qona’ah (merasa cukup dg pemberian Tuhan) itu orang miskin.

Ternyata orang KAYA sejatilah yg sungguh-2 QONA’AH. Apa iya?

Jika Anda qona’ah karena keterbatasan ekonomi (kecilnya pendapatan, besarnya kebutuhan ditambah lagi dg tumpukan utang) itu mudah bagi Anda. Qonaah dalam kondisi miskin (kekurangan) adalah hal yg wajar n sudah seharusnya jika ingin hidup tetap survive.

Lain lagi, jika Anda dalam kondisi kaya berkelimpahan (pendapatan besar, kebutuhan tercukupi dg baik, punya tabungan yg cukup minus utang konsumtif) untuk menjaga agar tetap hidup sederhana itu bukan hal yg mudah. Sebab Anda akan terdorong kuat untuk menampilkan gaya hidup yg high class dg berbagai kemewahan. Dalam kondisi seperti ini, menjadi Qona’ah (hidup sederhana n wajar) butuh pengendalian diri yg besar. Qonaah dalam keadaan kita kaya adalah sebuah pilihan yg berat utk dijalankan.

Orang kaya yg qona’ah akan memiliki gaya hidup yg sederhana (wajar atau layak tidak glamor/berlebihan). Akibatnya tercipta sisa pendapatan yg besar. Sisa inilah yg akan diinvestasikan dalam instrument aset yg produktif: properti, sawah/ladang, logam mulia, bisnis, aset kertas (saham, obligasi, reksadana). Aset-2 tsb akan memberikan passive income yg melipatgandakan kekayaannya.

Sebagian sisa pendapatan lainnya digunakan untuk derma & kepedulian sosial seperti pemberian bea siswa, pengobatan gratis, bantuan sembako dll. Tindakan ini akan menjadikan kekayaannya berkah (bermanfaat bagi banyak orang n mendatangkan kebahagiaan bagi empunya)

Sbg penutup, mari kita ringkas:

  • Dg pendapatan yg besar disertai dg sikap qona’ah maka akan tercipta sisa pendapatan yg besar
  • Sisa pendapatan yg diinvestasikan akan menciptakan kehidupan yg kaya (berlimpah)
  • Sisa pendapatan yg diderma/sedekahkan akan menciptakan kehidupan yg bahagia (betkah)

JADI:
ORANG KAYA SEJATI ITULAH ORANG YG QONA’AH SESUNGGUHNYA

Salam Powerful,
Edi Susanto


edi susanto

Edi Susanto adalah seorang penulis & pembicara motivasi yang berfokus pada peningkatan kinerja dan produktivitas, beliau Direktur Bimbingan Belajar Antusias dan Narasumber talkshow keuangan MNC Trijaya FM Semarang, beliau Penulis 15 buku pengembangan diri, Pembicara seminar di berbagai perusahaan, instansi dan kampus.

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *