Kaligrafi merupakan corak tulisan yang memiliki motif. Ini termasuk dalam suatu seni atau sering juga disebut dengan seni menulis indah. Menulis kaligrafi tidak menggunakan mesin namun menggunakan pena dan termasuk dalam hasil karya asli tulisan tangan. Namun kini seiring berkembangnya teknologi, sudah banyak bentuk kaligrafi yang dicetak menggunakan komputer. Akan tetapi kaligrafi dengan tulisan asli tangan memiliki nilai yang lebih tinggi

Seni Kaligrafi merupakan seni menulis indah dengan memprioritaskan keindahan nilai estetika. Seni kaligrafi sering kali dihubungkan dengan tulisan arab Islam. Padahal sesungguhnya seni kaligrafi bersifat umum dan dapat disematkan dalam tulisan apapun. Yang termasuk dalam tulisan kaligrafi diantaranya adalah huruf hijaiyah, sansekerta (huruf jawa), Huruf India, Huruf Latin, Huruf Jepang dan Cina. Menulis Kaligrafi membutuhkan kepiawaian dan kemampuan seni yang baik, selain itu ada hal hal penting yang juga digunakan dalam menulis kaligrafi. Diantaranya adalah:

Berlatih Menulis Kaligrafi

Sebagaimana yang diketahui bahwa menulis kaligrafi bukanlah hal yang mudah. Sehingga membutuhkan kegigihan dalam melakukan latihan yang Tekun. Banyak pepatah yang mengatakan bahwa kerja keras selalu membuahkan hasil. Hal ini juga berlaku dengan proses pembuatan kaligrafi, apabila kita semakin sering berlatih maka hasil yang ditunjukkan juga akan semakin bagus. Mengapa? Karena menulis kaligrafi membutuhkan kelenturan tangan untuk menulis tanpa melakukan kesalahan. Apabila sekali melakukan kesalahan maka kaligrafi bisa menjadi rusak.

latihan perlu dilakukan untuk menulis kaligrafi,
Close up of unrecognizable woman writing on a paper with a pen.

Baca juga: https://diginote.id/apa-itu-pramenulis-prewriting/

Berlatih menulis kaligrafi bisa dilakukan dengan mempelajari huruf huruf terlebih dahulu, misalnya huruf hijaiyah, huruf Cina, ataupun sangsekerta Jawa. Pada Era teknologi ini, sangat mudah untuk mengetahui huruf huruf tersebut hanya dengan mengetik melalui mesin pencarian. Setelah itu kemudian dapat dijadikan bahan untuk berlatih. Mulailah dengan menulis satu persatu huruf sebelum membentuk suatu kata.

Ketika dalam Menulis huruf sudah mulai terbiasa dan tangan semakin lihai, Maka dapat dilanjutkan dengan menulis kata perkata sebelum nantinya berlanjut ke menulis kalimat.      

Alat Tulis

Dalam membuat kaligrafi memerlukan alat tulis khusus. Hal ini karena dengan menggunakan alat tulis biasa seperti pensil atau pulpen pada umumnya tidak akan bekerja untuk penulisan kaligrafi. Alat tulis yang dapat digunakan untuk menulis kaligrafi harus memiliki kemiringan ujung sekitar 35 sampai 40 °. Secara umum alat kaligrafi terdiri dari pensil, permanen marker, Fontain pen, bambu, Pensil, dan pen nib. Namun kini sudah banyak dan mudah ditemukan produk untuk kaligrafi, diantaranya:

alat tulis kaligrafi.

Pulpen Kaligrafi

Pulpen kaligrafi kini sudah tersedia dengan bentuk yang siap pakai. Beberapa merk sudah mengeluarkan prodaknya yang dikhususkan untuk menulis kaligrafi diantaranya adalah pulpen Parker, Fountain, tombOw, Snowman dan Hero.

Kalam

Kalam, baru pakan alat tulis yang terlihat masih sangat tradisional karena menggunakan bambu. Terdapat beberapa jenis kalam, yaitu Kalam Handam, Kalam Jawi dan Kalam bambu. Ukuran Kalam bervariasi diantara 1 mm hingga 8 mm.

Kuas

Kuas Kaligrafi, yaitu memiliki bentuk seperti Quas dengan ujung yang dibuat khusus agar dapat mengukir tulisan kaligrafi. Jenis Kuas yang dapat digunakan adalah Kuas list, Quas blok, dan kuas tulis.

Spidol

Spidol, Ada juga S spidol atau marker yang digunakan untuk menulis kaligrafi. Yang membedakan spidol dengan alat lainnya adalah spidol memiliki varian warna yang banyak sehingga penulis dapat memilih sesuai dengan apa yang disukai. Jenis spidol yang dapat digunakan untuk kaligrafi diantaranya paint marker dan artline.

Canvas

Canvas untuk menulis kaligrafi.

Alat berikutnya yang juga memiliki peran penting adalah kanvas. Kanvas digunakan sebagai dasar untuk menulis list dan mengukir. Biasanya bagi yang baru mempelajari penulisan kaligrafi kanvas dapat diganti dengan kertas HVS. Namun apabila sudah Fasih dan ingin membuat kaligrafi sendiri, dapat menggunakan Kanvas. Kanvas sendiri adalah jenis latar putih namun memiliki bahan yang berbeda dengan kertas pada umumnya. Biasanya kanvas digunakan untuk melukis. Kanvas sangat mudah ditemukan di toko buku.

Referensi

Yang terakhir dan tidak kalah pentingnya adalah referensi. Referensi digunakan sebagai media untuk mempelajari satu persatu bagaimana caranya membuat atau menulis kaligrafi. Referensi dapat ditemukan melalui mesin pencarian atau website seperti pinterest dan sosial media seperti Instagram.


Eko Novianto

Eko Novianto merupakan Bisnis owner (sewa videotron dengan merk INDOLED pro & Pelangi Corps) yang juga sekaligus blogger di web personalnya. Sangat tertarik dalam bidang Internet marketing strategic khususnya bidang SEO sehingga menginisiasi lahirnya OKE digital, sebuah program kolaborasi untuk membantu UMKM bersaing di dunia online.

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *