Secara umum, penelitian merupakan suatu proses kegiatan yang mana bertujuan untuk mencari jawaban dibalik fenomena yang terjadi. Penelitian juga dapat dikatakan sebagai suatu pembuktian yang sistematis atas suatu fenomena. Dalam melakukan penelitian, peneliti biasanya ditugaskan untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya. Salah satunya adalah dalam penelitian Thesis, meskipun tidak seluruh hasil penelitian dicantumkan. Sehingga biasanya para peneliti dapat menghasilkan lebih dari satu tulisan akademik.

Menghasilkan lebih dari satu tulisan akademik memiliki keuntungan tertentu. Dengan tulisan tersebut, maka peneliti dapat melakukan lebih dari satu publikasi yang memberikan poin penting bagi penulis itu sendiri. berikut ini adalah beberapa tips untuk membagi hasil penelitian tesis menjadi tulisan akademik.

Berdasarkan Tujuan Penelitian

Penulis dapat melakukan pembagian berdasarkan dengan tujuan penelitian. Dalam menulis tesis, biasanya tujuan penelitian memiliki jumlah lebih dari satu. Bahkan pertanyaan yang diajukan terkadanga bisa tiga hingga lima. Berdasarkan pertanyaan dan tujuan penelitian ini, penulis dapat melakukan pembagian artikel akademik.

Baca juga: https://diginote.id/9-konten-utama-tulisan-penelitian-yang-wajib-diketahui/

Misalnya pada penelitian dengan judul “Dampak sosial ekonomi terhadap tingkat pendidikan masyarakat Desa Suka Maju”

Tujuan penelitian:

Pertama adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat pendidikan masyarakat desa suka maju

Kedua adalah mengetahui bagaimana kehidupan sosial masyarakat desa suka maju

Ketiga adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat ekonomi masyarakat desa suka maju

Keempat adalah untuk menganalisa bagaimana hubungan sosial ekonomi mempengaruhi tingkat pendidikan masyarakat desa suka maju

Dari uraian diatas, keempat tujuan tersebut akan dibahas pada tulisan tesis namun memusatkan pada tujuan yang ke-4. Untuk tujuan penelitian 1, 2, dan 3 dapat dijadikan tulisan akademik lainnya untuk publikasi. Tulisan ke-1 membahas tentang bagaimana tingkat pendidikan, tulisan ke-2 membahas tentang kehidupan sosial masyarakat, serta tulisan ke-3 membahas tentang bagaimana kondisi ekonomi.

Apabila dalam penulisan tesis, penulis akan membatasi pembahasan tujuan 1, 2, dan 3 berdasarkan limitasi elemen pembahasan. maka dalam penulisan artikel akademik yang dipisahkan, penulis dapat membahas lebih banyak dengan bahan hasil penelitian yang tidak sempat tertulis pada tesis.

Berdasarkan Isu Terkait

Cara yang kedua adalah dengan membahas isu yang tidak sengaja terkait dalam proses penelitian. Hal ini terlihat sulit namun sesungguhnya sangat mudah. Yang dibutuhkan adalah bagaimana penulis mendalami penelitian hingga mengetahui detail didalammnya. Terkadang secara tidak disengaja dan disadari penulis, ada beberapa hal yang tersinggung dalam proses penelitian.

Wawancara penelitian

Misalnya dalam proses wawancara penelitian, disebutkan bahwa kondisi sosial masyarakat memiliki kelompok ibu-ibu yang membuat kerajinan tangan. Maka secara tidak langsung masyarakat desa tersebut mengakui adanya kesetaraan gender. Dari situ, penulis dapat membuat satu judul artikel ilmiah yang membahas tentang “Kesetaraan gender dalam kegiatan sosial masyarakat desa suka maju”. Selain pembahasan mengenai gender, biasanya topik yang tidak sengaja tersentuh adalah kegiatan pemuda, kesehatan, LGBT, keagamaan dan masih banyak lagi.

Berdasarkan Hasil Penelitian

Dalam melakukan penelitian, peneliti dituntun untuk mencatat segala bentuk informasi. Informasi tersebut akan membantu detail analisa, namun informasi tersebut juga tidak semuanya dicantumkan. Informasi inilah yang nantinya bisa dijadikan artikel ilmiah untuk publikasi.

Detail dalam menganalisa data

Misalnya dalam penelitian, ditemukan satu waduk yang dijadikan sumber air masyarakt. Waduk tersebut bukan objek dari penelitian, namun termasuk salah satu hasil observasi yang ditemukan. Maka dari itu peneliti dalam melakukan sedikit pendalaman tentang waduh tersebut yang kamudian bisa dijadikan paper ilmiah terpisah.

Ketiga cara diatas merupakan beberapa trik yangd apat dilakukan bagi peneliti yang hendak membagikan hasil penelitian tesis ke dalam beberapa artikel ilmiah. Namun yang tetap harus diperhatikan adalah meskipun berasal dari satu sumber, antara satau artikel dengan artikel lainya tidak boleh saling copy paste.

Peneliti dituntun untuk melakukan paraphrase satu sama lainnya. Hal ini untuk menghindar terjadinya plagiasi meskipun dengan penulis yang sama. Selain itu, mencatumkan sitasi artikel yang terlebih dahulu di publikasi merupakan suatu kewajiban. Sehingga sangat disarankan jika mengutip kalimat yang serupa pada salah satu artikel ilmiah, maka sebaiknya cantumkan artikel yang terlebih dahulu telah dipublikasi. Hal ini juga akan menguntungkan penulis.


Eko Novianto

Eko Novianto merupakan Bisnis owner (sewa videotron dengan merk INDOLED pro & Pelangi Corps) yang juga sekaligus blogger di web personalnya. Sangat tertarik dalam bidang Internet marketing strategic khususnya bidang SEO sehingga menginisiasi lahirnya OKE digital, sebuah program kolaborasi untuk membantu UMKM bersaing di dunia online.

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *