Karangan merupakan salah satu jenis tulisan atau karya tuli yang diambil dari karya seseorang. Menurut widyamaretha, karangan merupakan karya seseorang ketika mengungkapkan gagasan dan disampaikan melalui bahasa tulisan. Yang mana kemudian disampaikan kepada pembaca untuk kemudian dipahami sebagaimana yang dimaksudkan oleh pengarang.

Baca juga:https://diginote.id/menulis-cerpen-horor-terseram-ini-tipsnya/

Menurut Keraf karangan adalah salah satu jenis bahasa tulis yang dirangkai menggunakan kata demi kata hingga membentuk kalimat, paragraf, dan wacana untuk kemudian dibaca dan dipahami. Karangan memiliki berbagai jenis. Perbedaan jenis karangan dapat dibagi berdasarkan sifat serta bentuk dan tujuannya.

Berdasarkan sifat, karangan terbagi menjadi dua yaitu karangan fiksi dan karangan non fiksi. Karangan fiksi merupakan karangan yang ditulis berdasarkan gagasan penulis yang bersifat imajinatif atau hayalan belaka. Sedangkan karangan non fiksi yaitu karangan yang ditulis berdasarkan fakta atau kejadian yang ditemukan oleh penulis itu sendiri.

Berdasarkan bentuk dan tujuannya, karangan dibagi menjadi lima yaitu karangan deskripsi, narasi, eksposisi, argumentasi dan persuasif.

Karangan Deskripsi

Karangan deskripsi yaitu jenis karangan yang mana penulis menggambarkan sesuatu. Sesuatu tersebut mampu membuat pembaca dapat membayangkan atau merasakan apa yang telah diceritakan oleh penulis. Ciri-ciri dari karangan deskripsi yaitu penulis menggambarkan sesuatu yang nyata dan tidak dibuat buat,menggunakan methode impersionistus atau realistis atau sikap penulis , penulis memberikan kesan tersendiri kepada para pembaca atas apa yang dideskripsikan, penulis harus bersikap objektif dalam menulis karangan.

Karangan Narasi

Jenis karangan berbentuk novel

Karangan narasi yaitu jenis karangan yang mana penulis menceritakan suatu peristiwa ataupun kejadian seolah olah pembaca mengalami peristiwa tersebut. Ciri-ciri dari karangan narasi adalah terdapat perilaku dalam peristiwa atau kejadian yang diceritakan, penuturan kejadian harus disajikan berdasarkan urutan waktu yang rapi dari awal hingga akhir, isi dari karangan narasi berupa rangkaian kejadian kejadian, isi dari karangan narasi terdapat konflik serta tokoh yang menjadi pembahasan, tujuan utama dari karangan narasi untuk menghibur pembaca, serta harus memiliki setting baik waktu maupun tempat yang jelas. Contoh dari karangan narasi diantaranya adalah cerpen, novel, hikayat, dan roman. Karangan narasi terdiri dari ekspositoris, artistik, dan sugesti.

Karangan Eksposisi

Eksposisi yaitu salah satu jenis karangan yang mana penulis akan memberikan penjelasan atau memaparkan tulisan berupa pengetahuan atau informasi yang sifatnya jelas dan rinci. Biasanya dalam karangan ini berisi fakta serta data yang mampu mendukung kalimat kalimat yang dituturkan oleh penulis. Ciri-ciri dari karangan eksposisi adalah tujuan dari penulisannya yaitu menjelaskan suatu informasi atau pembaca mampu memahami serta mengetahui, memberikan informasi yang berupa fakta atau kejadian yang jelas adanya, disertakan analisa yang bersifat objektif, dalam penyusunan kata kata sehingga menjadi kalimat penulis sebisa mungkin tidak berusaha mempengaruhi pembaca, serta menunjukkan proses yang terjadi mulai awal hingga akhir.

Karangan Argumentasi

Karangan argumentasi yaitu berupa karangan yang memiliki tujuan untuk membuktikan suatu kebenaran. Tujuan akhir dari karangan ini adalah bagaimana pembaca dapat mempercayai kebenaran berdasarkan fakta. Maka dari itu pemaparan fakta serta data yang falid harus di sertakan dalam karangan ini. Ciri-ciri dari karangan argumentasi yaitu dapat meyakinkan pembaca atas pemikiran penulis agar gagasan dapat dipercaya, hindari keterlibatan emosi dalam menulis karangan, pendapat penulis tidak boleh lari dari pembahasan atau out of topic, dilengkapi dengan fakta data serta bentuk kelengkapan lainnya yang mampu membuktikan suatu gagasan, penulis harus membuat pembaca dapat memiliki pandangan baru atau merubah pandangan pembaca yang salah.

Karangan Persuasi

Karangan

Karangan persuasi adalah salah satu jenis karangan yang tujuannya untuk mempengaruhi pembaca. Sehingga kemudian nantinya pembaca akan memiliki pandangan baru sebagaimana yang diarahkan oleh penulis. Tentunya harus didukung oleh data dan fakta. Ciri-ciri dari karangan persuasi adalah berisi bujukan atau memiliki sifat mengajak sebagaimana yang dipaparkan oleh penulis dalam karangan, bentuk karangan ini harus terhindar dari konflik yang mana mengatasi agar pembaca tidak kehilangan kepercayaan kepada penulis, sebisa mungkin penulis mendapatkan suatu kesepakatan yang selaras antara penulis dan pembaca, memiliki data yang cukup untuk mampu membuktikan kebenaran dari karangan tersebut, serta menarik perhatian pembaca agar dapat membaca karangan tersebut.


Eko Novianto

Eko Novianto merupakan Bisnis owner (sewa videotron dengan merk INDOLED pro & Pelangi Corps) yang juga sekaligus blogger di web personalnya. Sangat tertarik dalam bidang Internet marketing strategic khususnya bidang SEO sehingga menginisiasi lahirnya OKE digital, sebuah program kolaborasi untuk membantu UMKM bersaing di dunia online.

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *