Komik merupakan suatu cerita yang merupakan kombinasi narasi dan visual gambar. Gambar dalam komik menggambarkan narasi cerita sehingga tidak perlu adanya deskprisi yang panjang. Layaknya sebuah cerita, komik juga memiliki dasar dasar yang harus di ikuti. Hanya saja komis memiliki tambahan visual berupa gambar. Dalam menulis komik menentukan dasar dari komik itu sendiri adalah sesuatu yang penting. Dasar dasar yang dimaksud adalah latar belakang, karakter, konflik, tema, dan nada.

Baca juga: https://diginote.id/menulis-cerpen-horor-terseram-ini-tipsnya/

Latar

Bagian latar dapat berarti banyak hal. Latar bisa diartikan dengan latar belakang cerita yang akan dipaparakan pada awal cerita. Namun pada saat menulis komik, latar cerita hanya akan dijabarkan secara singkat, bahkan beberapa komik langsung memulai cerita tanpa banyak mendeskripsikan kejadian.

Latar komik dengan kertas putih

Selain latar belakang cerita, ada juga latar tempat. Dalam cerita novel maupun tempat menggambarkan tempat kejadian. Dalam komik latar belakang hanya digambarkan di atas kertas polos berwarna putih namun latar belakang yang dimaksudkan di sini adalah bagaimana pergerakan karakter tersebut. Misalnya pada halaman satu karakter berdiri dan pada halaman kedua karakter berlari.

Hal ini karena komik merupakan cerita bergambar, yang difokuskan hanyalah bagaimana tokoh memainkan peran dan pergerakan secara visual dalam gambar, tidak dengan gambaran nyata seperti yang ada pada novel. Selain itu, komik juga bersifat hayalan belaka atau fiksi yang mana tempat kejadianpun tidak dapat digambarkan secara eksplisit. Dengan begitu pembaca dapat memahami bahwa latar dari cerita tersebut adalah seseorang yang tiba tiba lari. Latar ditentukan berdasarkan dari narasi cerita yang dibuat pada saat mengembangkan ide cerita.

Karakter dan Tokoh

Tokoh merupakan subjek dari cerita yang ada dalam novel, sedangkan karakter merupakan sifat dari tokoh tersebut. Pertokohan dalam novel terbagi menjadi dua yaitu toko utama dan toko pendukung. Tokoh utama merupakan orang yang berperan penting atau memiliki cerita atau menjadi fokus dari cerita tersebut. Sedangkan tokoh pendukung merupakan orang orang yang memerankan apa peran untuk mendukung si tokoh utama.

Karakter tokoh terdiri dari dua yaitu antagonis dan protagonis. Tokoh antagonis merupakan tokoh yang memainkan peran jahat atau memiliki sifat dan karakter yang jahat. Sedangkan tokoh protagonis umumnya merupakan tokoh yang selalu berperan sebagai orang baik.

Pada saat menulis komik yang harus dipikirkan juga adalah bagaimana karakter dapat beraksi atau digerakkan, bagaimana karakter dapat berdialog dan bagaimana karakter tersebut seakan akan menciptakan hubungan dengan pembaca. Mengembangkan karakter harus diperhitungkan dengan baik karena tergantung pada jumlah halaman atau jumlah gambar yang harus di ilustrasikan.

Konflik

Konflik, layaknya sebuah cerita pada komik juga terdapat konflik. Sebagai suatu bentuk  permasalahan yang terjadi pada suatu cerita. Biasanya dalam komik, permasalahan atau konflik akan terjadi berdasarkan apa pesan yang akan disampaikan melalui komik tersebut. Konflik pada suatu cerita atau komik berbentuk grafik yang bisa naik atau turun. Puncak dari konflik ini adalah klimaks.

Titik puncak atau yang disebut dengan klimaks isinya adalah tentang puncak cerita dari novel tersebut. Kondisi klimaks merupakan kondisi di mana para tokoh sudah menemukan bagaimana memecahkan masalah yang ada. Masalah-masalah yang ada perlahan mulai dapat diselesaikan. Pada bagian klimaks, penulis harus mampu membuat pembaca merasa penasaran hingga tidak ingin melewatkannya.

Tema

Umumnya tema sudah ditentukan sejak mengembangkan ide cerita. Biasanya penulis harus memiliki genre dari komik yang akan ditulis adalah apa. Apakah komedi, romantis atau kah persahabatan. Mengembangkan ide cerita dapat dilakukan melalui riset. Melakukan riset terlihat mudah, akan tetapi dibutuhkan ketelitian. Selain itu dengan riset dapat menjadi bahan inspirasi bagi penulis, sehingga memiliki pandangan baru yang lebih luas untuk mengembangkan cerita.

Nada

Nada komik

Nada merupakan suasana yang digambarkan melalui visual agar pembaca dapat mengekspresikan dengan tepat apa yang dimaksudkan oleh penulis. Biasanya visual gambar menentukan nada atau intonasi para pembaca. Dengan bantuan tanda baca seperti tanda tanya (?) Dan tanda seru (!) Ataupun ekspresi tokoh akan sangat berarti. Dengan bantuan gambar dan warna yang divisualkan akan membantu pembaca untuk memahami dialog.


Eko Novianto

Eko Novianto merupakan Bisnis owner (sewa videotron dengan merk INDOLED pro & Pelangi Corps) yang juga sekaligus blogger di web personalnya. Sangat tertarik dalam bidang Internet marketing strategic khususnya bidang SEO sehingga menginisiasi lahirnya OKE digital, sebuah program kolaborasi untuk membantu UMKM bersaing di dunia online.

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *