Menulis berita membutuhkan kalian yang sama dengan menulis tulisan akademik. Teknik penulisannya sama seperti menulis artikel pada umumnya, namun membutuhkan cara cara yang serupa dengan penulisan paper akademik. Hal ini karena informasi yang disediakan dalam berita harus dipastikan valid dan dapat dibuktikan sehingga membutuhkan artikel yang berbasis riset.

Baca juga: https://diginote.id/membagi-hasil-penelitian-tesis-menjadi-tulisan-akademik/

Topik

Hal pertama yang harus dilakukan dalam menulis berita adalah memutuskan apa yang akan ditulis atau disebut dengan memilih topik. Biasanya bagi seorang jurnalis, mereka sudah diberikan tugas untuk menulis berita dengan tema tertentu namun taufik adalah hal yang harus ditentukan oleh jurnalis itu sendiri.

Mencari topik dapat ditemukan dengan melihat peristiwa yang ada dan menarik untuk dijadikan berita. Misalnya peristiwa bencana, kejadian yang baru terjadi, atau hal yang menarik lainnya. Topik yang dibutuhkan dalam sebuah berita harus memiliki unsur unik dan tidak biasa, hari ini untuk menarik minat pembaca agar mau membaca berita tersebut. 

Melakukan Riset

Setelah menemukan topik, kini jurnalis dapat melakukan riset mengenai topik tersebut. Meskipun beberapa kasus jurnalis memiliki kedekatan atau ketertarikanku akan topik tersebut dan menguasai, namun riset tetap harus dilakukan untuk mendapatkan sumber yang valid. Melakukan riset, tidak hanya dilakukan dengan membaca buku atau artikel namun harus juga dilakukan observasi, wawancara serta dokumentasi. Hal ini agar berita yang ditampilkan memiliki kredibilitas yang tinggi. Usahakan untuk tidak mengutip dari sumber berita lainnya.

Melakukan riset dalam menulis berita merupakan satu hal wajib

Dalam melakukan riset, jurnalis harus mencatat hal hal yang dianggap penting. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat outline 5w1h yaitu web, who, where, when, why, dan how.           

Headline

Lalu kini saatnya untuk membuat headline. Buatlah headline semenarik mungkin yang kira kira dapat menarik mata para pembaca. Headline tidak perlu bertele-tele, yang penting singkat, padat, jelas dan menarik. Headline diletakkan pada bagian teratas berita tersebut.

Byline

Byline adalah bagian kecil dibawa headline. Bagian ini berisi tentang nama penulis, dan tanggal. Nama penulis atau jurnalis tidak harus nama lengkap, akan tetapi nama tersebut merupakan nama yang terdaftar pada portal berita tersebut. Banyak juga jurnalis yang memilih untuk menggunakan nama samaran.        

Teras Berita

Teras berita atau bagian pertama dari berita tersebut. Bagian ini terdiri dari 35 kata dan menceritakan tentang keseluruhan isi berita tersebut. Teras berita akan menjadi penentu apakah pembaca tertarik untuk membaca berita lebih lanjut atau tidak. Biasanya banyak fakta menarik yang akan dituliskan pada teras berita.

Isi Berita

Bagian ini merupakan inti dari penulisan berita. Isi dari berita biasanya berbentuk paragraf paragraf yang disusun sebagaimana mestinya. Dalam satu paragraf alang kah bakarnya jika hanya berisi tiga sampai lima kalimat agar terlihat rapi. Penyusunan paragraf juga menggunakan kaidah bahasa indonesia baik induktif maupun deduktif. Dalam menulis isi berita, hasil riset yang telah dilakukan sebelumnya harus dicantumkan. Seperti hasil wawancara yang biasanya dikemukakan dalam bentuk qoute. Selain itu jangan lupa untuk selalu menyertakan sumber berita.

Menulis isi berita harus sepenuh kehati-hatian. Karena ini akan menjadi informasi yang di baca oleh publik. Sehingga apabila jurnalis menyajikan berita yang salah, maka pemahaman publik juga akan menjadi salah. Jika memiliki data baik tabel maupun grafik, akan lebih baik jika disertakan.

Sunting Berita

Menyunting berita

Setelah menulis seluruh berita, kini dimulai proses penyuntingan. Proses penyuntingan dilakukan dengan membaca kembali berita yang telah ditulis lalu mengecek apabila terjadi kesalahan kecil maupun besar. Pada proses penyuntingan, jurnalis juga harus melihat apakah isi dari artikel bertentangan dengan aturan yang berlaku pada masyarakat atau tidak. Pastikan bahwa artikel atau berita yang ditulis tidak merendah kan nilai nilai yang berlaku di masyarakat, tidak melawan aturan adat istiadat, suku, agama, ras, tidak menonjolkan unsur kekerasan atau keberpihakan pada satu sisi, tidak mengandung informasi hoax atau yang tidak diketahui kebenarannya.

Akhir Berita

Pada bagian akhir berita, tulislah sedikit kesimpulan mengenai berita yang dipaparkan di atas. Berhati-hatilah dalam membuat kesimpulan. Hal ini karena akan mendatangkan presepsi yang berbeda dari publik. Pililah salah satu quote yang berhubungan dengan berita tersebut.


Eko Novianto

Eko Novianto merupakan Bisnis owner (sewa videotron dengan merk INDOLED pro & Pelangi Corps) yang juga sekaligus blogger di web personalnya. Sangat tertarik dalam bidang Internet marketing strategic khususnya bidang SEO sehingga menginisiasi lahirnya OKE digital, sebuah program kolaborasi untuk membantu UMKM bersaing di dunia online.

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *