Karangan merupakan salah satu jenis karya tulis yang diambil dari hasil kegiatan seseorang. Menulis karangan bertujuan untuk mengungkapkan gagasan dan idenya yang membentuk satu kesatuan tema yang utuh. Menurut sirait 1985, karangan merupakan setiap tulisan yang diorganisir sedemikian rupa dengan mengandung isi dan ditulis untuk satu tujuan tertentu seperti tugas di kelas.

Baca juga: https://diginote.id/4-langkah-menulis-skenario-untuk-pemula/

Ciri-ciri dari suatu tulisan karangan diantaranya adalah merupakan tulisan yang jelas dan mudah dipahami, memiliki satu kesatuan yang saling mendukung satu sama lain, terorganisir secara logis, efisien dan ekonomis, serta menggunakan bahasa yang mudah diterima pembaca. Untuk menulis karangan, perlu diketahui beberapa tips berikut ini.

Mempelajari Unsur Unsur Karangan

Yang pertama dan paling wajib diketahui adalah memahami unsur unsur suatu karangan. Dengan mempelajari unsur unsur dari karangan, maka penulis akan dapat meminimalis sir kesalahan yang akan terjadi. Unsur unsur dari suatu karangan adalah satu gagasan atau ide yaitu pendapat serta pengetahuan dari penulis yang nantinya dituangkan menjadi suatu kesatuan tulisan yang utuh.

Dua tuturan yaitu bagaimana cara penulis mengungkapkan atau menyusun kalimat sebaik mungkin sehingga mudah dipahami oleh para pembaca. Tiga tatanan yang mana dalam memberikan ide atau gagasan harus tetap mengedepankan aturan, teknis serta asas. Terakhir yaitu wahana atau kata pengantar yang digunakan untuk menyampaikan ide pokok yang mana berhubungan dengan gramatika, retorika dan kosakata.                

Memilih Jenis Karangan

Menulis jenis karangan narasi

Berdasarkan sifat, karangan terbagi menjadi dua yaitu karangan fiksi dan karangan non fiksi. Karangan fiksi merupakan karangan yang ditulis berdasarkan gagasan penulis yang bersifat imajinatif atau hayalan belaka. Sedangkan karangan non fiksi yaitu karangan yang ditulis berdasarkan fakta atau kejadian yang ditemukan oleh penulis itu sendiri.

Berdasarkan bentuk dan tujuannya, karangan dibagi menjadi lima yaitu karangan deskripsi, narasi, eksposisi, argumentasi dan persuasif.

  • Deskripsi yaitu jenis karangan dimana penulis menggambarkan sesuatu hingga pembaca dapat membayangkan atau merasakan apa yang telah diceritakan oleh penulis.
  • Narasi yaitu jenis karangan dimana  penulis menceritakan suatu peristiwa ataupun kejadian seolah olah pembaca mengalami peristiwa tersebut.
  • Eksposisi yaitu salah satu jenis karangan yang mana penulis akan memberikan penjelasan atau memaparkan tulisan berupa pengetahuan atau informasi yang sifatnya jelas dan rinci.
  • Argumentasi yaitu berupa karangan yang memiliki tujuan untuk membuktikan suatu kebenaran
  • Persuasi adalah salah satu jenis karangan yang tujuannya untuk mempengaruhi pembaca.

Menentukan Tema

Tema merupakan pokok pemikiran atau gagasan yang menjadi inti dari menulis sebuah karangan. Dalam menulis karangan, penulis harus mengetahui tema apa yang akan diangkat atau diceritakan dalam karangan tersebut. Untuk menentukan tema, penulis dapat melakukan riset untuk mencari referensi terlebih dahulu dengan cara melihat karangan karangan yang pernah diterbitkan. Selain itu penulis juga dapat membaca buku tentang jenis jenis karangan atau pembahasan umum mengenai karangan untuk mengerucutkan ide yang mungkin telah terpikir oleh penulis.

Mengembangkan tema karangan juga berpengaruh pada penentuan judul. Judul secara umum merupakan kalimat pendek yang ditempatkan di atas sebuah karangan yang biasanya telah menggambarkan isi karangan secara menyeluruh. Syarat dari suatu judul adalah harus berhubungan rat dengan isi dari karangan, berbentuk frasa atau kelompok kata kata, serta harus menarik perhatian pembaca. Judul yang baik akan dapat memikat pembaca yang banyak.         

Mengembangkan Ide Menulis Karangan

ide menulis karangan

Setelah menentukan tema serta menemukan judul, kini penulis mengembangkan ide dari karangan itu sendiri. Ide ide sangat mudah didapatkan namun terkadang membutuhkan waktu yang lama. Untuk memudahkan pengembangan ide, penulis dapat membuat pohon ide untuk mengelompokkan ide ide yang terdapat dalam kepala penulis. Mengembangkan ide juga dapat dilakukan dengan ber diskusi. Hal ini karena ber diskusi dapat membuka pikiran lebih luas sehingga ide akan bermunculan.

Menyusun Kerangka Karangan

Sebelum menulis, penulis harus membuat kerangka terlebih dahulu. Kerangka bertujuan agar tulisan karangan tetap terarah dan tidak keluar dari topik pembahasan. Kerangka karangan berupa beberapa urutan kata kunci yang kemudian diurutkan hingga membentuk suatu proses dari awal hingga akhir. Biasanya penulis menyusun kerangka per satu paragraf ke paragraf yang lainnya.

Dalam menyusun kerangka karangan, penulis juga sudah harus memikirkan bentuk paragraf yang akan dikembangkan. Secara umum bentuk paragraf ada dua yaitu paragraf induktif dan deduktif. Paragraf induktif merupakan pernyataan dari khusus ke umum yang mana ide pokok terletak pada kalimat pertama. Sedangkan paragraf deduktif merupakan pernyataan dari umum ke khusus yaitu kalimat pendukung memulai dan diahiri oleh kalimat khusus.


Eko Novianto

Eko Novianto merupakan Bisnis owner (sewa videotron dengan merk INDOLED pro & Pelangi Corps) yang juga sekaligus blogger di web personalnya. Sangat tertarik dalam bidang Internet marketing strategic khususnya bidang SEO sehingga menginisiasi lahirnya OKE digital, sebuah program kolaborasi untuk membantu UMKM bersaing di dunia online.

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *