Daftar riwayat hidup atau curriculum vitae merupakan salah satu dokumen yang sering dibutuhkan ketika melamar kerja. Dokumen ini berisikan tentang cerita atau riwayat hidup seseorang mulau daru data diri, pengalaman, pendidikan, kemampuan hingga hobi. Membuat CV terkadang menjadi salah satu hal yang sulit. Untuk itu simak 10 hal utama dalam menuliskan daftar riwayat hidup.

Konten Daftar Riwayat Hidup

Konten daftar riwayat hidup

Memperhatikan konten dari daftar riwayat hidup. Kira kira informasi apa saja yang akan anda sajikan untuk institusi tempat anda melamar. Berikut di antaranya

Nama beserta titel merupakan suatu kewajiban. Karena dari nama dan title anda, institusi atau perusahaan akan mengetahui pendidikan yang telah anda tempuh. Apabila tidak memenuhi kriteria maka daftar riwayat hidup anda akan tetap dibaca.

Baca juga: https://diginote.id/menulis-artikel-akademik-berbasis-seo-ini-tipsnya/

Profil Pribadi

Selain nama, cantum kan juga profil pribadi anda. Mulai dari tanggal lahir, alamat, umur, ceritakan siapa sesungguhnya diri anda dan apapun tentang anda yang berhubungan dengan pekerjaan tersebut.         

Pengalaman dan Pengalaman Kerja

Pengalaman serta riwayat pengalaman kerja juga mempengaruhi baik tidak nya isi dari CV tersebut. Sertakan pengalaman pengalaman berharga anda apabila ada rasa hal tersebut berhubungan dengan pekerjaan yang akan dilamar. Selain itu cantum kan juga pengalaman kerja yang pernah anda jalani dan masa kerja. Apabila anda memiliki penghargaan atau pernah menang dalam suatu lomba, maka ini juga dapat dicantumkan.

Pendidikan dan Kualifikasi

Pendidikan

Dalam menulis CV, penulis harus mencantumkan pendidikan terakhir nya yang diurutkan berdasarkan paling terakhir. Selain itu juga biasanya hanya diminta tiga pendidikan terakhir misalnya master, sarjana, sma. Anda tidak hanya memberikan list, namun juga memberikan sedikit informasi misalnya tahun kelulusan, tahun masuk, dan konsentrasi atau jurusan yang anda pilih.

Kemampuan

Dalam CV, seseorang juga harus mencantumkan skill yang dimiliki. Yang menjadi catatan adalah jangan cantum kan skill yang menurut anda tidak berhubungan dengan pekerjaan yang dilamar. Selain itu jangan pernah berikan informasi yang tidak benar karena akan sangat berbahaya apabila diminta pembuktian.  Kemampuan yang anda cantum kan juga akan dilihat hubungan serta cocok tidaknya anda pada posisi yang ditawarkan.

Hobi dan Minat

Meskipun terlihat sepele, hobi dan minat juga yang paling sering diminta untuk dicantumkan pada daftar riwayat hidup. Karena melalui hobi dan minat biasanya diketahui bagaimana seseorang menjalani hidupnya atau cocok tidaknya iya pada pekerjaan yang ditawarkan. Selain itu ini juga dapat menjadi branding bagi diri anda sendiri bagaimana anda menunjukkan kemampuan anda akan posisi yang ditawarkan.

Hobi dan minat perlu dimasukkan kedalam daftar riwayat hidup

Hubungan Dengan Posisi Yang Dilamar

Satu hal yang sangat penting dan harus tetap diperhatikan adalah pastikan bahwa segala informasi yang dicantumkan berhubungan dengan apa yang ditawarkan. Maka dari itu anda senantiasa mengapdet isi dari daftar riwayat hidup anda. Karena hal ini menyangkut dengan kesesuaian pekerjaan yang akan dilamar. Meskipun begitu harus tetap ingat untuk tidak memberikan informasi palsu karena justru akan membahayakan diri anda.

Apa Yang Tidak Perlu Dicantumkan

Terdapat beberapa informasi yang tidak seharusnya dicantumkan dalam daftar riwayat hidup. Kuncinya sangat mudah yaitu anda hanya perlu mengecek apakah informasi tersebut akan berhubungan dengan pekerjaan yang ditawarkan atau tidak. Apabila tidak maka sebaiknya hapus informasi tersebut. Pada beberapa negara untuk mencantumkan umur atau tanggal lahir merupakan suatu yang tidak penting sehingga sangat tidak disarankan. Selain itu mencantumkan status perkawinan atau jumlah anak juga tidak berhubungan. Adapun beberapa yang bersifat sementara sebaiknya tidak dicantumkan misalnya akun instagram, akun facebook, atau media sosial lainnya. Cukup menggunakan email dan nomor telepon tanpa tambahan yang lainnya karena media sosial bersifat sementara dan anda tidak mengetahui apakah anda akan menggunakan dalam jangka waktu yang lama atau tidak.

Contact Person

Kontak person atau orang yang harus dihubungi harus dicantumkan dalam CV. Pada beberapa orang seringkali melakukan kesalahan yaitu lupa mencantumkan kontak person. Untuk mencantumkan kontak person, anda hanya cukup memberikan informasi mengenai nomor hp yang digunakan, dan alamat email. Pastikan nomor serta alamat tersebut yang paling sering digunakan dan paling sering aktif.

Referensi

Satu hal yang juga tidak kalah penting dari penulisan daftar riwayat hidup adalah penggunaan referensi. Memberikan referensi biasanya dilakukan oleh atasan kerja pada tempat kerja sebelumnya, ataupun dosen. Hal ini menjadi salah satu nilai tambah bagi CV anda, selain itu juga memberikan gambaran bagaimana kemampuan anda kepada kantor yang sedang anda lamar.

Demikian sedikit tips mengenai pembuatan daftar riwayat hidup yang menarik untuk melamar kerja.


Eko Novianto

Eko Novianto merupakan Bisnis owner (sewa videotron dengan merk INDOLED pro & Pelangi Corps) yang juga sekaligus blogger di web personalnya. Sangat tertarik dalam bidang Internet marketing strategic khususnya bidang SEO sehingga menginisiasi lahirnya OKE digital, sebuah program kolaborasi untuk membantu UMKM bersaing di dunia online.

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *